Cincin Pernikahan Itu Akhirnya Kembali Pulang


Tanggal 31 Mei 2019, Pukul 08.20

Masih terngiang di benak saya, kisah nyata yang menjadikan hati ini semakin mencintai Allah sang pemilik waktu. Mei, ya bulan Mei adalah bulan ke 

             imageyahoo.com

dua prediksi kemarau awal tahun 2019. Ketika itu bertepatan dengan bulan Ramadhan 1439 H.

Saat itu saya berada di kelas bersama anak-anak manis yang memikul cita-cita untuk diletakkan di langit. Hehe maksudnya siswa-siswi kelas tiga di sekolah dasar tempat saya mengamalkan ilmu dan menimba ilmu dari para senior. 


Anak-anak terdiam ketika itu karena semua lagi konsentrasi mengerjakan soal-soal ujian kenaikan kelas. Tiba-tiba ada bunyi chat masuk yang tidak asing di telinga saya  dari whatsApp, seketika suasana menjadi pecah. Anak-anak saling berbisik dengan teman sebangkunya. Karena mungkin terlalu keras volumenya dan saya lupa men-shilendnya.
       
"Suara apa itu ya, eh ternyata bunyi itu dari arah meja bu guru, hp-nya bu Zaida," kata anak-anak di depan saya yang berbisik dengan teman sebangkunya.         

Rupanya ada pesan chat dari adik saya. Dia bertanya tentang apakah saya mempunyai seorang teman yang pinter. Namun tidak saya jawab, karena saya penasaran dengan ceritanya.


Lalu saya menanyakan kepadanya mengapa mencari orang pintar. Ia menjawab bahwa cincin nikahnya hilang. Padahal seharian di pakai. Namun pada malam harinya di tangannya tidak ada.


"Umi, punya teman orang pintar?"


"Ada, banyak," kata saya


Mengapa harus mencari orang pintar hati ini pun berkata seperti itu. Apa yang terjadi dengan adik saya ini ya? Pertanyaan itu menggantung di atas kepala.


Tidak begitu lama ia membalas chat whatshap saya.


"Cincin nikah, hilang mi"? simbol emosi menagis pun di sematkan.


"Ha, kok bisam Dik?"


"seharian kemana saja?"


"Saya pakai terus mi,"


"Baru sadar, tadi malam,"


"Terus ..., "


"Bentar, Dik,"


Saya pun memangkasnya dan tidak melanjutkan chat dengan dia. Sejenak saya tertegun, teringat suatu hari saya membaca chat dari salah satu anggota praktisi di grop Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) JAMUSUKA, pernah ada yang menanyakan sebuah amalan untuk barang yang hilang. Malah saat itu saya pun ikut bertanya tentang barang apa yang hilang. Tetapi saat ini saya lupa dibuatnya. Hehe ...


Saya scrol ke atas riwayat chat tersebut, namun ternyata jejaknya sudah lenyap. Mungkin juga saya lupa tidak memberi tanda bintang. Karena biasanya jika chat di grop berisi sesuatu hal yang penting yang berhubungan dengan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA), tak lupa saya selalu kasih tanda bintang.


Dan tiba-tiba juga saya diingatkan dengan sosok senior praktisi dari Pengurus Cabang (PC) Jam'iyyah Ruqyah Aswaja Sunan Kalijogo (JAMUSUKA) Jombang, yang konon beliau mempunyai kelebihan dapat melihat dunia gaib atau istilah lainnya tembus, atau on atau lagi yang paling ngehit indigo, dan entah apa lagi sebutan beliau. Yang jelas beliau adalah senior saya yang patut diperhitungkan kemampuannya.


Beliau saya chat melalui what shap pribadi (wapri) untuk menanyakan amalan apa yang dapat dipakai untuk barang yang hilang seperti yang pernah di share oleh salah satu praktisi senior dari Jam'iyyah Ruqyah Aswaja Sunan Kalijogo Jombang. Dan alhamdulillah beliau memberikan salinannya kepada saya.  


"Assalamu'alaikum,"


"Ustadz saget nyuwun ayat kangge benda atau barang yang hilang?"


"Wa'alaikum salam,"


"Niki doa agar barang yang hilang bisa kembali, amalan dari Gus Amak,"





'Alhamdulillah, terima kasih ustadz ,"


"Sami-sami ustadzah."

"Oh njih, apakah saya dapat membantu untuk mengamalkannya ustadz,

"mengingat dia adalah adik saya?"

Lalu ustadz mengatakan kalau hanya si empunya barang saja yang boleh mengamalkannya, karena  secara otomatis dia yang kehilangan dan bukan kita.


*******

Pukul 09.27

Setelah saya dapatkan ayat-ayat amalan untuk barang yang hilang, segera saya kirim ke adik melalui whatsApp pribadi (wapri). Lalu kemudian segera saya suruh adik untuk mengamalkannya detik itu juga. Dengan izin Allah insya Allah barang yang hilang akan kembali.

Tetapi walaupun begitu dia saya suruh untuk mencari di sekitar sumur, saat mencuci baju. Siapa tahu dapat diketemukan di sana.

Dan dia mengatakan kalau kemarin tidak mencuci sama sekali. 

"Di kamar mandi atau kamar tidur,"

Lagi-lagi ia pun menjawab tidak ada, dan menyanggupi untuk mengamalkan amalan dari sang Guru Gus Amak.



*******

Pukul 17.25

Tiba-tiba tablet di atas meja bergetar, sepertinya ada chat masuk, entah dari siapa.

"Alhamdulillah sudah ketemu, Umi,"

"Di tempat sampah musholla  Arrohman,"

"Yang menemukan anak-anak kecil,"

"Kok jauh ya dik, di utara tempatnya, memang kemarin ada di mushola?"

"Ya mi, kemarin ukut buka bersama di mushola Arrohman,"

"O begitu, dik, kalau bisa tolong belikan nasi bungkus tiga saja ya, di warung pinggir jalan, dan kasihkan pada tukang becak atau orang gelandangan di sekitar situ, sebagai tanda untuk tolak balak,"

'Njih mi, insya Allah," kata dia.

Biidznillah, dengan izin Allah SWT, cincin yang hilang kemarin malam akhirnya diketemukan kembali.

Saya bertanya kepada adik bagaimana ceritanya cincin itu dapat kembali pulang atau diketemukan oleh anak-anak kecil. 

Dan kata dia, malam hari usai sholat tarawih dan buka bersama di mushola Arrohman, ia baru sadar kalau cincin pernikahannya tidak ada atau raib di jari manisnya. Seketika ia panik bukan main, kemudian lalu ia membuat status di whatsApp,  yang isinya tentang siapa saja yang menemukan cincin pernikahannya, maka akan diberi hadiah atau bonus yang menggiurkan.

Aka tetapi ia dilanda kesedihan dan kecemasan yang menindih, karena hingga pagi menjelang, adzan shubuh berkumandang dan usai sholat pun belum ada juga whatsApp pribadi yang masuk. 

Akhirnya pada pukul 09.17 ia menghubungi saya lewat chat pribadi dan menanyakan apakah saya mempunyai teman orang pintar. Dan saya pun memberi amalan dari senior saya di Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) dan senior saya mendapatkannya dari Founder kami Jam'iyyah Ruqyah Aswaja yakni Gus Allamak 'Alaudin Shidiqi. Ia pun bergegas mengamalkannya. 

Dan kata adik saya alhamdulillahirobbil'alamiin ... tepat pukul 17.00 WIB, cincin itu diketemukan oleh anak kecil, tetangga sendiri. Di tempat sampah yang lantainya dari fafing, saat itu usai sholat shubuh, tepatnya kemarin pagi. Usai sholat shubuh, beberapa anak kecil terlihat mengacak sampah di depan musholla, entah apa yang mereka cari.

Salah satu di antara mereka sepertinya tersenyum dan memegang sesuatu. Lalu kemudian bergegas lari menuju rumahnya, yang bertepatan di depan rumah adik saya, sebelah selatan musholla. Lalu pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 ibu si anak kecil tersebut menanyakan pada adik saya, melalui pesan whatsApp, apakah benar kehilangan cincin dan apakah ada sebuah nama "Zaki" di bagian dalamnya. 

Dan si ibu meminya foto cincin yang di maksud, untung saja foto cincin masih tersimpan. Singkat cerita, adik saya dengan senyum ceria menuju rumah si adik yang namanya "Ilil" lalu memberikan selembar uang kertas bergambar Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai.  Biidznillah berkah dari amalan tersebut dan ikhtiar, serta ucapan syukur pada Allah SWT terus dilantunkan, karena telah mengembalikan cincin pernikahannya tanda cinta abadi antara dia dan suami. 

Subhanallah, kita dapat mengambil ibrah dari kisah tersebut di atas, bahwa ketika kita, saudara, keluarga dalam keadaan gundah karena kehilangan sesuatu maka janganlah terus bersedih, namun beriikhtiarlah, insya Allah dengan izin-Nya Allah akan mempermudah mengembalikannya tanpa kurang satu apapun. 

Seperti kisah di atas, pagi hari si anak menemukan cincin lalu diberikan pada si ibunya. Pagi agak siang adik saya mengatakan kalau kehilangan cincin, dan saya memberikan amalan bacaan wirid dan ayat Al-Qur'an dari Sang Guru Founder Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA). Dan alhamdulillah pada sore harinya cincin itu akhirnya kembali pulang dalam keadaan utuh.


Tamat ... 


***

Mohon maaf jika cara penilisannya kurang benar, masih dalam taraf pembelajaran.


Penulis, 
Zay (Pengurus JRA PAC Kec.Diwek Jombang)




















0 komentar:

Posting Komentar

 
By Kang Akhlis JRA JATIM © 2019. All Rights Reserved. Developed by GRIYA SMART
Top