Ruqyah JRA vs Dukun

Alhamdulillah Ruqyah atau berobat dengan Al Qur'an adalah salah satu jalan utama untuk menjemput kesembuhan bagi mahluk yang sakit.

Suatu hari teman saya mengeluhkan putri kecilnya yang tiba-tiba kejang-kejang (step) saat dalam perjalanan ke surabaya, saat itu juga putri kecil tercinta ini dilarikan ke rumah sakit terdekat, setelah didiagnosa dokter menyatakan bahwa si putri kecil ini sehat dan tidak ada penyakitnya dan pihak keluarga menjadi bingung dan bertanya-tanya, lalu dirujuk ke dokter spesialis anak juga menyatakan hal yang sama, akan tetapi si putri kecil ini tetap saja masih mengalami kejang-kejang hampir setiap hari. Akhirnya pihak keluarga membawanya ke orang yang dianggapnya adalah orang pintar, namun apa yang dijalankan dalam ritual pengobatannya jauh dari syariat yaitu dengan menyuruh keluarga memberikan sesaji yang ditaruh dibawah pohon bambu untuk dipersembahkan bagi yang menghuni dikebun/area pohon bambu tersebut, dan banyak barang-barang yang dikeramatkan oleh keluarga ini yang dianggapnya adalah yang membawa keselamatan atau juga pengelaris dagangan seperti (keris kecil" semar") dan banyak yang lainnya. Si Dukun (orang yang dianggap pintar) menyatakan setelah ini si anak akan sembuh dan tidak akan kejang-kejang lagi, namun apa yang terjadi hanya beberapa saat setelah si dukun pulang dari rumah keluarga ini malah si anak kambuh kejang-kejang lagi.

kemudian teman saya menghubungi saya dan mencoba ikhtiar berobat dengan Al Qur'an (Ruqyah) ala JRA alias suwuk'e wong NU.

Saya menanggapi masalah yag diutarakan dari keluarga ini, setelah itu saya adakan sesi dialog dengan pihak keluarga yang akhirnya mereka bersedia mengikhlaskan untuk menyingkirkan semua benda-benda yang dikeramatkan oleh keluarga ini dan saya pun memulainya dengan menetralisir benda-benda ini serta meruqyah rumahnya.

dilanjut saya meruqyah keluarga ini bersama-sama, selang beberapa menit prosesi ruqyah berjalan beberapa anggota keluarga mulai menunjukkan reaksi hebat, ada yang mual, sendawa, muntah, serta menangis histeris, tak sampai disitu saja karena tiba-tiba mendadak si putri kecil ini kambuh kejang-kejang bertepatan saat prosesi ruqyah dan sedangkan ibunya yang menggendong anak ini pun turut mengalami reaksi muntah-muntah hebat.

Dengan sigap saya hampiri si anak dan ibunya lalu saya bacakan ayat-ayat ruqyah standart, serta saya tambahkan ayat kursy (3x), al baqarah ayat 18 (3x), serta doa-doa kesembuhan. Suasana sedikit mencekam, namun semakin lama gangguan dan tanda-tanda mulai mereda seiring akhir dari prosesi ruqyah yang berlangsung.

Masya Allah, syukur Alhamdulillah semenjak prosesi itu si anak sudah tidak kambuh lagi sampai saat ini dan juga tampak ceria, selain itu keluarga juga sebagian mengadu tiba-tiba sakit pinggangnya hilang, nyeri dikaki juga hilang dll.

Semoga secuil kisah ini bisa bermanfaat dan menambah keyakinan bahwa Al Qur'an adalah obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Salam hormat saya,


Reki Hanafi
(PAC MOJOSARI - PC JRA KYAIMOJO)
Mojokerto

0 komentar:

Posting Komentar

 
By Kang Akhlis JRA JATIM © 2019. All Rights Reserved. Developed by GRIYA SMART
Top