"Tidak ada materi baru dalam pelatihan ini"; kyai noorhadi mengawali pembukaan materi. Beliau adalah pemateri utama dalam pelatihan taskhirul qur'an


Beliau menjelaskan bahwasanya pada pelatihan ini, memberikan penekanan kembali apa yang telah diajarkan oleh Mujiz JRA yaitu Gus Amak.


Taskhirul Qur'an adalah metode meruqyah dengan cara terlebih dahulu menundukkan atau menguasai seorang marqy, baik tubuh, akal maupun hatinya dengat niat menyampaikan segala fadhilah yang terkandung dalam Al Qur'an.

Pembagian Taskhirul Qur'an:

1. Taskhirul Nidzom

2. Taskhirul Qulub

3. Taskhirul Ghorib

4. Taskhirul Ghoib


Dimana masing masing tahapan diatas terdapat tekhnik tekhnik tertentu.


Selain itu, dalam Taskhiirul Qur'an dijelaskan pula secara singkat tentang  gendam, hypnosis dan akhdzullawa'i. Meski secara umum terlihat sama karena memang obyeknya sama sama alam bawah sadar, namun ada perbedaan mendasar dari ketiganya.


Berbagai materi yang dibahas:

👉 Penguatan Aqidah 

👉 Kolaborasi Kekuatan Al-qur'an dan Manusia 

👉 Optimalisasi Diagnosa dan Pengobatan

👉 Praktek Meruqyah Alam Bawah Sadar

👉 Praktek Meruqyah Jarak Jauh

👉 Praktek Penaklukan Benda Sebagai Media Pengobatan. 

👉 Ijazah-ijazah Pendukung Dakwah Roqy JRA


Target materi antara lain:

👉 Meningkatkan Keyakinan terhadap Al-qur'an sebagai media pengobatan medis dan non medis.

👉 Hilangnya Keraguan dalam Meruqyah. 

👉 Menemukan Potensi Diri Seorang Roqy

👉 Menjadi Roqy yang Profesional dan Proporsional 

👉 Mampu Mempraktekkan Semua Materi. 

👉 Meningkatkan Loyalitas terhadap JRA


Agaknya tidak berlebihan jika kita nyatakan bahwa praktisi JRA wajib mengikuti pelatihan ini. Sangat penting bagi para praktisi ruqyah paham betul tentang ruqyah dan seluk-beluknya.


Akhirnya, silakan ikuti pada pelatihan terdekat dan selamat datang di ruang keajaiban Al-Qur'an. 


disusun dan ditulis oleh:

Gus Akhlis, Pengurus JRA PW Jatim


2 komentar:

 
By Kang Akhlis JRA JATIM © 2019. All Rights Reserved. Developed by GRIYA SMART
Top